Bandongan Desa Nan Permai, Surga Bagi Para Peternak.
Mukhlasin (60) petani asal Dusun Salam Sambirejo Desa Bandongan Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang ini telah merasakannya. Selain bertani layaknya warga desa yang lain, bapak lima orang anak ini telah menadalami dunia peternakan kurang lebih tiga tahun. Dengan usia yang relatif renta Bpk Mukhlasin mengandalkan usaha peternakan ini sebagai usaha sambilan dalam menopang ekonomi keluarganya. Dengan 23 ekor kambing yang dipeliharanya dengan sistem gadoh, beliau memperoleh bagian separoh dari keuntungan (anak kambing).
Itulah sepenggal cerita kehidupan warga Desa Bandongan, sebuah desa yang teletak di lereng kaki gunung Sumbing yang memiliki potensi suber daya alam luar biasa. Desa yang memiliki sepuluh dusun ini ditunjang dengan lahan pertanian yang subur serta sumber mata air yang melimpah mejadikan pertanian dan peternakan sebagai pekerjaan utama warga setempat. Ketersediaan air yang melimpah menyebabkan rumput dapat tumbuh dengan subur. Bahkan di musim kemarau seperti sekarang inipun, peternak tidak merasa kesulitan mencari rumput sebagai pakan ternak.
Namun tidak semua petani dan warga setempat beternak kambing . Ini dikarenakan mereka tidak memiliki biaya untuk pengadaan hewan ternak, utamanya kambing, karena dari hasil pertanian hanya cukup untuk menopang kehidupan sehari-hari. Kalau pun ada yang beternak tidak lebih dari 30% dari keseluruhan jumlah warga setempat. Di samping keetidaktersediaan dana, kesadaran akan potensi submer daya alam yang tersedia nampaknya kurang disadari warga. Sudah selayaknya ini menjadi perhatian pemerintah maupun pihak-pihak terkait dalam rangka mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya.
