SPPQT atau Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah adalah organisasi massa petani non-partisan, independen dan non-profit yang didirikan oleh perwakilan Kelompok/Paguyuban Petani dan aktifis gerakan petani pada tanggal 10 Agustus 1999 di Salatiga-Jawa Tengah. Nama “Qaryah Thayyibah” diambilkan dari bahasa Arab yang artinya adalah “Desa yang Berdaya”.
Visi SPPQT :
Terbangunnya peradaban baru bangsa Indonesia berbasis kepada pertanian sehingga terbentuk masyarakat yang adil dan makmur bagi petani dan seluruh rakyat Indonesia.
Misi SPPQT :
Mewujudkan masyarakat tani yang tangguh yang mampu mengelola dan mengontrol segala sumber daya yang tersedia beserta seluruh potensinya sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kelestarian lingkungan serta keadilan relasi laki-laki dan perempuan.
Ikhtiar SPPQT :
SPPQT mengikhtiarkan :
a. Kepemilikan dan penguasaan tanah yang adil,
b. Pertanian organik,
c. Pemberdayaan masyarakat petani,
d. Jaringan gerakan petani,
e. Lumbung tani dan,
f. Hal-hal lain yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.
Semboyan SPPQT :
“Dari, Oleh, Untuk dan Bersama Petani”
Nilai-Nilai Dasar SPPQT :
Solidaritas : Setiap upaya dan atau kerja-kerja pemberdayaan yang dilakukan senantiasa mengutamakan kebersamaan dan keberpihakan pada golongan yang lemah dan kaum perempuan.
Keadilan dan kesetaraan : Setiap anggota wajib menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan serta tidak membeda-bedakan satu dengan lainnya baik karena jenis kelamin (gender), agama dan keyakinan, suku, ras, dan latar belakang pengalaman.
Kelestarian Lingkungan : Setiap upaya dan atau kerja-kerja pemberdayaan yang dilakukan SPPQT senantiasa berpegang teguh pada keharmonisan dan kearifan hubungan antara manusia dengan lingkungan alamnya.
Transparansi dan Akuntabilitas (Keterbukaan dan Tanggung Gugat) : Setiap kerja-kerja pemberdayaan harus dapat dipertanggungjawabkan baik secara finansial dan sosial kepada konstituen/anggota serta senantiasa berpegang teguh pada prinsip-prinsip keterbukaan.
Pluralitas : Mengakui dan menghormati keberagaman dan menjadikan perbedaan/keberagaman tersebut sebagai kekuatan dalam pemberdayaan petani.
Keanggotaan SPPQT :
Organisasi SPPQT tidak membeda-bedakan latar belakang suku, agama, golongan, status sosial dan jenis kelamin dari anggota maupun calon anggota.
Keanggotaan organisasi SPPQT bersifat kolektif dilakukan melalui Paguyuban Petani (organisasi petani di tingkat Desa) dan Kelompok Tani (organisasi petani ditingkat Dusun/Dukuh). Kelompok Tani beranggotakan Petani Penggarap, buruh tani, dan petani lahan sempit baik laki-laki maupun perempuan.
Sampai dengan saat ini SPPQT secara kuantitatif memiliki anggota sejumlah 16.456 petani yang tergabung dalam 55 Paguyuban dan 45 Calon Paguyuban yang terdiri dari 416 kelompok tani, 87 kelompok perempuan. Basis keanggotaan tersebut berada di 189 Desa yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Tengah. Yakni : Kabupaten Semarang, Kendal, Magelang, Temanggung, Wonosobo, Batang, Boyolali, Sragen, Grobogan, Kota Salatiga.
Sistem Kepemimpinan SPPQT :
SPPQT mempunyai mekanisme permusyawaratan tertinggi yang disebut Rapat Umum Anggota Serikat (RUAS) yang dilaksanakan tiap 4 tahun sekali. Hasil RUAS ke III SPPQT merumuskan sistem yang dipakai adalah monokameral (Legislatif dan Eksekutif berada dalam satu ruang dalam peristilahan SPPQT dikenal istilah DPP=Dewan Pimpinan Petani). Hasil RUAS ke-III pada tahun 2007 menghasilkan struktur kepemimpinan sebagai berikut :
Struktur DPP SPPQT Periode 2007 – 2011 :
Ketua Dewan Pimpinan Petani : Khadziq Faisol
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Petani : Ruth Murtiasih Subodro
Sekretaris Dewan Pimpinan Petani : Asrofi Muhammad
Anggota :
Kyai Basirun : Kawasan Jogosatru
Kyai Mursyid : Kawasan Kedung Ombo
Mundakir : Kawasan Gunung Merapi
K.H. Mudzakir Al Khafidz : Kawasan Rawa Pening
Nurwadi : Kawasan Gunung Sindoro
Dwi Cipto S : Kawasan Semanggring
Mbah Wagiyo : Kawasan Gunung Ungaran
Surame HS : Kawasan Gunung Merbabu
Rukiman : Kawasan Gunung Payung
Suluri : Kawasan Penyangga Kedung Ombo
Marjan Sadzali : Kawasan Senjoyo Hulu
Agus Abdul Wachid : Kawasan Gunung Sumbing
Sugiyarti : Unsur Perempuan
Siti Isriyah : Unsur Perempuan
Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris untuk selanjutnya melaksanakan tugas keseharian sebagai Eksekutif di Organisasi yang disebut sebagai Pimpinan Harian (PH).
Sekretariat Pusat SPPQT :
Jalan Ja'far Shodiq 25 Kelurahan Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah 50744 Indonesia
E-mail : sppqt@indo.net.id atau sppqt@sppqt.or.id
Web : www.sppqt.or.id
Blog : sppqt.wordpress.com
Facebook : SPP Qaryah Thayyibah
Lokasi Sekretar iat SPPQT bisa dilihat di peta pada link ini
